Beberapa kali saya punya nomor HP
cantik. Cantik dalam artian mudah dihapalkan, bisa karena angkanya
berurutan atau mempunyai kombinasi angka yang unik. Tapi serius, saya tidak
pernah berniat sama sekali membeli nomor-nomor tersebut karena sadar dari awal
bahwa mereka adalah nomor-nomor cantik. Kebanyakan sadar mereka cantik setelah
mendengar komentar temen-temen. :D Jadi ongkos untuk membelinya pun ya
harga-harga standart kartu perdana. Dan rata-rata nomor-nomor tersebut adalah
satu atau dua nomor terakhir dari operator yang ingin saya beli, di counter
tersebut. Jadi kaya destiny gitu. Aihh, yaiyalah......
Coba lihat nomor ini, 0812340550.
Cantik bukan ? Nomornya berurtan dan tentu saja mudah dihapalkan. Atau yang
ini, 085755066074. Lagi-lagi, angkanya berurutan, terus pake
diulang-ulang jadi sangat mudah dihapalkan. Satu lagi, 081359420321.
Hmmm...tapi okelah, memang nomor yang terakhir ini agak lebih sulit dihapalkan
dibandingkan nomor-nomor sebelumnya. Kombinasi rumus untuk menghapalkannya lebih
rumit. 081, angka awal standar salah satu operator, yang ini pasti mudah
dihapalkan. 359, deret bilangan artimetika modifikasi dengan a = 3 dan b = 4.
Hehe...420, deret bilangan geometri plus 0 dibelakangnya, dengan a = 4 dan r =
½. Terakhir, 321 , down counter saat kita akan memulai lomba lari. Sering kita
dengar jadi kemungkinan pasti juga mudah dihapalkan. Dengan rumus-rumus yang
agak ga nyambung tadi akhirnya kita bisa menghapalkan nomor 081359420321.
Sedikit rumit tapi masih bisa dianalisis :) . Dan beberapa nomor lain, saya
tidak membahas semuanya disini.
Tapi taukah anda semua, bagaimana nasib
nomor-nomor cantik itu sekarang? Hohoho....hilang bersama HP-Hpnya. Hahaha...
Jadi bisa dibayangkan kan betapa seringnya saya kehilangan HP. Hehehe...Tapi
sekarang saya tidak mau membahas kedodolan saya itu. Nomor-nomor cantik
tersebut akhirnya sudah tidak saya pakai lagi, ya karena memang sudah hilang.
Sebenarnya bisa sih minta kartu baru dengan nomor yang sama. Tapi sebagai
seseorang yang punya jiwa petualang yang cukup tinggi selalu ada panggilan
untuk mencoba nomor-nomor yang baru. Dan memang setelah ganti nomor biasanya
saya akan mendapatkan beberapa nomor baru yang dulu tidak ada di dalam kontak
saya. Hasil kenalan di bis, saat nunggu dosen, ngantri beli makan dan bererapa
kesempatan unik lainnya. Padahal setelah nomor cantik saya yang pertama hilang,
saya ganti nomor rata-rata setiap tiga atau empat bulan sekali. Tapi sedihnya
saya jadi banyak kehilangan kontak temen-temen lama. Karena saya sudah
kehilangan kontak mereka dan mereka tidak bisa menghubungi saya lagi.
Kalau ditarik probalitasnya secara
kasar dari sekitar tujuh sampai delapan kali ganti nomor, belum termasuk
nomor-nomor perdana lain yang saya beli karena ada promo-promo tertentu, hampir
setengahnya adalah nomor cantik. Pakai pembulatan ke atas. Jadi cukup sering
bukan saya punya nomor cantik ? Hohoho....
Dari semua uraian cukup panjang di atas
tentang nomor-nomor HP cantik saya, sebenarnya saya hanya ingin mengatakan
tentang sesuatu. Tentang sebuah harapan besar dalam hidup saya. Bahwa dalam
hidup ini, saya juga ingin bisa menemukan banyak hal-hal cantik yang lain.
Karena cantik itu indah. Dan sesuatu yang indah pasti membahagiakan. Bahwa
ketika satu yang cantik hilang pasti akan muncul si cantik yang lain. Jadi gak
usahlah mewek-mewek bombay. Atau bahasa lainnya, “Jangan menyerah,
boi..!”.
Dan seperti saya yang sering tidak ngeh
bahwa nomor saya adalah cantik, mungkin saya juga sering ga nyadar bahwa Allah
telah memberi banyak hal cantik dalam hidup saya. Jadi mulai dari sekarang,
saya ingin hidup secara sadar. Dan agar bisa selalu sadar, saya pikir perlu
menemukan cara untuk merayakan setiap episode yang membahagiakan dalam hidup
saya. Meniru si Enong dalam Padang Bulannya Andrea. “If you are happy and
you know it, clap your hands..nana..nana..nana..“
Sing it !:D
Sing it !:D