Kalimat bijak hari ini adalah sebait sajak schiller yang sangat digemari oleh Sutan Sjahrir, salah satu Bapak pendiri bangsa ini. Kalimatnya adalah “ Hidup yang tidak dipertaruhkan tidak pernah akan dimenangkan”. Dalam bahasa lain aku memahaminya sebagai harga dari sebuah kehidupan. Hidup yang untuk memenangkannya kita perlu mempertaruhkan sesuatu, dan bukankah sesuatu yang layak dipertaruhkan itu adalah yang sangat berarti dan penting bagi kita?
Maka aku tak heran ketika melihat keteguhan seorang Sutan Sjarir di usia mudanya mampu menaggung segala beban derita yang tak terkira. Karena beliau tahu keberhargaan hidup ini. Ia tahu harga dari kemenangan dalam hidup ini harus ditebus dengan sebuah pertaruhan.
Maka aku akhirnya juga tahu mengapa seorang Suwardi Suryaningrat berani menuliskan sebuah selebaran, Als ik eens Netherlander was, Seandainya Aku Seorang Belanda, yang karenanya Suwardi harus dibuang ke Belanda selama 5 tahun. “…andai aku seorang Belanda, aku tidak akan merencanakan pesta-pesta kemerdekaan diantara penderitaan rakyat yang jelas kita ambil penderitaannya…”. Rupanya pihak colonial tersindir dengan pernyataanya.
Merekalah contoh orang-orang yang tahu bagaimana menghargai hidup ini. Hingga arti hidup bagi mereka adalah satu, perjuangan. Perjuangan yang kadang harus mempertaruhkan sesuatu yang sangat berharga bagi mereka, bisa kebebasan atau bahkan hidup itu sendiri. Kalau Ghandi mengartikannya dengan istilah karega ya marega, berbuat atau mati. Karena itulah juga mungkin mengapa Chairil Anwar kemudian membuat sajaknya berjudul Maju. Salah satu baitnya berbunyi, Sekali berarti sudah itu mati. Tentu akan lebih baik dan menyenangkan bila berkali-kali berati sudah itu mati. Itulah arti hidup bagi mereka
"SAYA PUNYA IMPIAN HARI INI..!"
Saya punya impian bahwa suatu hari kelak bangsa ini akan bangkit dan hidup sesuai dengan makna sejati kredonya : “Kami menerima kebenaran bahwa semua manusia diciptakan sama”.
Saya punya impian bahwa suatu hari nanti di perbukita merah Georgia anak-anak para mantan budak dan anak-anak para mantan pemilik budak bisa duduk bersama di satu meja persaudaraan.
Saya punya impian bahwa suatu hari kelak bahkan Negara bagian Mississipi, Negara bagian yang begitu menyengat panas ketidakadilan dan penindasannya, akan berubah menjadi oase kebebasan dan keadilan.
Saya punya impian bahwa keempat anak saya yang masih kecil suatu hari nanti akan hidup di Negara dimana mereka tak kan dinilai dari warna kulitnya melainkan dari karakternya.
Saya punyab impian bahwa suatu hari nanti, jauh di pedalaman Alamaba yang kaum rasisnya begitu kejam meskipun Gubernurnya selalu mengucapkan hal sebaliknya, anak-anak lelaki dan perempuan kulit hitam akan dapat bergandengan tangan dengan anak laki-laki dan perempuan berkulit putih layaknya saudara.
Saya punya impian bahwa suatu hari nanti setiap lemah akan terjembatani, setiap bukit dan gunung akan direndahkan, semua tempat kasar akan dihaluskan, dan semua yang bengkok akan diluruskan, sehingga kemuliaan Tuhan akan terungkap dan dapat disaksikan oleh semua makhluk.
...Saya punya impian hari ini !...
Saya punya impian bahwa suatu hari nanti di perbukita merah Georgia anak-anak para mantan budak dan anak-anak para mantan pemilik budak bisa duduk bersama di satu meja persaudaraan.
Saya punya impian bahwa suatu hari kelak bahkan Negara bagian Mississipi, Negara bagian yang begitu menyengat panas ketidakadilan dan penindasannya, akan berubah menjadi oase kebebasan dan keadilan.
Saya punya impian bahwa keempat anak saya yang masih kecil suatu hari nanti akan hidup di Negara dimana mereka tak kan dinilai dari warna kulitnya melainkan dari karakternya.
Saya punyab impian bahwa suatu hari nanti, jauh di pedalaman Alamaba yang kaum rasisnya begitu kejam meskipun Gubernurnya selalu mengucapkan hal sebaliknya, anak-anak lelaki dan perempuan kulit hitam akan dapat bergandengan tangan dengan anak laki-laki dan perempuan berkulit putih layaknya saudara.
Saya punya impian bahwa suatu hari nanti setiap lemah akan terjembatani, setiap bukit dan gunung akan direndahkan, semua tempat kasar akan dihaluskan, dan semua ya
...Saya punya impian hari ini !...
Martin Luther King, Jr. 28 Agustus 1963
Lincoln Memorian Washington DC.
------**-----
...so inspired...
Hmmm....
Senin, 21 Juni 2010
Tentang cinta yang sempurna. Yang tidak saling mengekang, tapi saling menghormati, menghargai dan mempercayai. Yang menumbuhkan, menyejukkan, menenangkan, tapi juga menggelorakan. Tentang kisah yang romantis tapi elegan, bukan picisan. Hingga kata cinta yang hadir memang benar timbul dari ketulusan hati yang mencintai bukan sekedar puja puji yang basi. Artinya jangan jadikan cinta sebagai alasan tapi jadikan cinta sebagai tujuan.
Butuh cinta yang dinamis, terus mengalir. Mungkin awalnya kecil alirannya tapi semakin lama semakin deras dan terus mengalir bahkan sampai kau tak kuasa membendung alirannya. Tapi tidak sampai menggenang. Karena sesuatu yang menggenang itu katanya sumber penyakit. Membiarkan cinta menggenang, sama saja mengembangbiakan bibit-bibit penyakit.
Tidak harus selalu seiya sekata. Bahkan terkadang butuh benturan-benturan untuk menciptakan “turbulensi-turbulensi”. Agar terasa dinamikanya, geloranya. Agar tidak menjadi terlalu monokrom dan kurang berdimensi. Karena sesuatu yang monokrom cenderung membosankan, membuat cinta akan kehilangan energinya.
Katanya, kata yang paling lembut adalah cinta. Tapi kata yang paling indah adalah kesetiaan. Karena cinta tak kan pernah bisa berujung indah tanpa kesetiaan.
Butuh cinta yang dinamis, terus mengalir. Mungkin awalnya kecil alirannya tapi semakin lama semakin deras dan terus mengalir bahkan sampai kau tak kuasa membendung alirannya. Tapi tidak sampai menggenang. Karena sesuatu yang menggenang itu katanya sumber penyakit. Membiarkan cinta menggenang, sama saja mengembangbiakan bibit-bibit penyakit.
Tidak harus selalu seiya sekata. Bahkan terkadang butuh benturan-benturan untuk menciptakan “turbulensi-turbulensi”. Agar terasa dinamikanya, geloranya. Agar tidak menjadi terlalu monokrom dan kurang berdimensi. Karena sesuatu yang monokrom cenderung membosankan, membuat cinta akan kehilangan energinya.
Katanya, kata yang paling lembut adalah cinta. Tapi kata yang paling indah adalah kesetiaan. Karena cinta tak kan pernah bisa berujung indah tanpa kesetiaan.
I Wish....
Aku ingin hidupku penuh gejolak,seperti aliran arus air yang mengalir deras. Tidak stagnan. Bukan, bukan aku tidak suka ketenangan. Tapi entahlah, aku belajar ketenangan tak selalu diperoleh dari segala sesuatu yang selalu berjalan lancar tanpa konflik berarti. Aku merasa ketenangan yang diperoleh setelah memacu adrenalin itu lebih nikmat dan memikatku.
Aku akan selau merindukan jika saatnya tiba aku bisa mengatakan, “Yes! I get it”, dengan penuh kepuasan. Karena aku juga belajar bahwa sumber ketenangan hakiki itu tak lebih dari sebesar atau seluas hati kita. Tapi kadang aku berfikir, ih sok ye banget seh kamu..?@#$%^...Tapi kemudian aku merasa ini bukan soal ye, je, atau ge. Ini soal kepuasaan dan seni menikmati hidup. Dan aku fikir setiap orang punya selera kepuasaan dan seni menikmati hidup masing-masing. Right..??
Aku akan selau merindukan jika saatnya tiba aku bisa mengatakan, “Yes! I get it”, dengan penuh kepuasan. Karena aku juga belajar bahwa sumber ketenangan hakiki itu tak lebih dari sebesar atau seluas hati kita. Tapi kadang aku berfikir, ih sok ye banget seh kamu..?@#$%^...Tapi kemudian aku merasa ini bukan soal ye, je, atau ge. Ini soal kepuasaan dan seni menikmati hidup. Dan aku fikir setiap orang punya selera kepuasaan dan seni menikmati hidup masing-masing. Right..??
Langganan:
Postingan (Atom)
