Pages

Penting ndak Penting

Kamis, 30 Januari 2014

Air mata itu asin. Rasanya sama seperti air garam yang biasa kubuat kumur-kumur saat sakit gigiku kambuh. Asin. Tapi tanpa sengaja aku sering menelan air mataku sendiri waktu aku menagis saat nonton film korea atau film yang sedih-sedih ceritanya. Ah, aku memang cengeng ternyata.

Aku tidak suka asin. Lebih memilih manis daripada asin.Aneh ya, padahal aku sering sakit gigi. Dan gara-gara sakit gigi itu maka aku  harus kumur-kumur dengan air garam yang tentu saja rasanya super asin. Ah, manusia selalu saja suka yang ambivalen.

Terpikir pertanyaan, kenapa air mata itu rasanya asin? Tidak manis atau gurih. Pasti banyak yang suka kalau rasanya manis atau gurih. Termasuk anak-anak yang paling sering menangis.

Ahhaa..Terjawab sudah. Main logika saja sih. Jadi mengapa air mata itu asin? Jawabannya adalah agar kita bisa menahan diri agar tidak terlalu mudah untuk menangis. Boleh menangis tapi harus dengan alasan yang keren. Jangan menangis hanya karena masalah yang sepele. Karena kalau kita terlalu sering menangis kita jadinya harus sering merasakan asinnya air mata.Memang sih ga masalah. Toh, belum ada ceritanya orang mati gara-gara kebanyakan menelan air mata. Tapi tentu bukan sejarah yang keren kalau kita nantinya menjadi orang pertama yang mati karena kekenyangan air mata. Sesuatu yang ga sesuatu bangetlah.

Ah, ga ilmiah banget ya hipotesaku. Tak apalah nanti coba dicari alasan ilmiahnya. Sementara sampai disini dulu. Nanti disambung lagi. Sabar ya.... :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Most Reading

Ads 200x200

Sidebar One