Dua Puluh Sembilan Tahun
by Ebti Uji Rahayu
Menjalani takdir demi takdir di dunia ini terkadang tidak
mudah. Sebab kita dihadapkan dua sisi kehidupan. Kadang bahagia namun terkadang
juga sedih. Kadang berhasil namun acapkali juga mengalami kegagalan. Terkadang
dicintai namun di sisi lain kita rasakan patah hati.
Bagaimanapun, cerita hidup itu masih belum berakhir. Dan
nyatanya aku dan kamu telah menjalani takdir demi takdir itu selama dua puluh sembilan tahun. Bukan waktu yang sebentar kan?
Dua puluh Sembilan tahun aku dan kamu menghirup udara yang
sama, menapaki tanah yang sama, dan mencuci muka dengan air yang sama, bahkan
kita pun berada di naungan langit yang sama. Namun, cerita hidup kita berbeda.
Dan kau tau, itulah indahnya hidup, agar aku dan kamu bisa saling bercerita. Bercerita
tentang bahagia, sedih, keberhasilan, kegagalan, dicintai dan rasanya patah
hati.
Dua puluh Sembilan tahun teman, apakah kau bosan? Dan semoga
jika kau temui kebosanan itu kau ingat pesanku. Allah menghidupkan kita di
dunia hanya beberapa puluh tahun, namun Dia ingin cerita hidup kita hidup lebih
dari seratus tahun. Sanggupkah kau?
******************************************
PS. : Kado ultah dari sohib. Terima kasih banyak mb Ebti Uji Rahayu, so meaningful.. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar