Setiap jenak-jenak kehidupan, pasti menyisakan sebuah pelajaran berharga kepada kita. Kebebalan hati dan akal kitalah yang membuat kita tidak peka untuk menangkapnya. Bagi yang menjadikan pelajaran dari jenak-jenak hidupnya di masa lalu sebagai guru kehidupan yang berharga tentu tidak akan pernah terjebak pada lingkaran-lingkaran kesalahan yang sama. Sebaliknya, bagi yang mnenjadikan pengalaman mereka di masa lalu sebagai angin lalu saja, tanpa membekaskan sedikit pelajaran pun, akan membuat mereka berputar-putar pada labirin tak berujung bersama kesalahan-kesalahannya.
Pelajaran kehidupan memang hanya akan dirasakan oleh mereka yang mau berhenti sejenak pada masa-masa tertentu untuk merenungkan perjalanan hidup yang telah ia lalui. Mereka sadar bahwa hidup mereka ini punya misi dan tujuan. Bukan sekedar hidup yang hanya untuk makan, minum, atau menjalani rutinitas-rutinitas yang menjemukan. Mereka sadar bahwa kekuatan yang menciptakan kehidupan ini menginginkan mereka untuk bisa menjadi manusia-manusia yang cerdas. Yang tidak pernah jatuh pada lubang yang sama. Karenanya Ia, Sang Pencipta, akan menguji hamba-Nya pada titik terlemahnya. Terus dan terus berulang-ulang sampai hamba-Nya sadar bahwa disitulah kelemahannya kemudian mereka segera bangkit untuk memperbaikinya.
Segala yang ada di semesta ini terjadi pasti berdasarkan kaĆdah tertentu. Tidak ada rumus kebetulan atau ketidaksengajaan, karena segala hal yang terjadi di dunia ini hanya akan terjadi apabila ada ijin Allah disana. Dan Allah itu Maha Perhitungan, Tidak ada peristiwa yang hadir di dunai ini melainkan telah melalui perhitungan Allah yang begitu cermat, tepat, dan sempurna.
Pelajaran kehidupan memang hanya akan dirasakan oleh mereka yang mau berhenti sejenak pada masa-masa tertentu untuk merenungkan perjalanan hidup yang telah ia lalui. Mereka sadar bahwa hidup mereka ini punya misi dan tujuan. Bukan sekedar hidup yang hanya untuk makan, minum, atau menjalani rutinitas-rutinitas yang menjemukan. Mereka sadar bahwa kekuatan yang menciptakan kehidupan ini menginginkan mereka untuk bisa menjadi manusia-manusia yang cerdas. Yang tidak pernah jatuh pada lubang yang sama. Karenanya Ia, Sang Pencipta, akan menguji hamba-Nya pada titik terlemahnya. Terus dan terus berulang-ulang sampai hamba-Nya sadar bahwa disitulah kelemahannya kemudian mereka segera bangkit untuk memperbaikinya.
Segala yang ada di semesta ini terjadi pasti berdasarkan kaĆdah tertentu. Tidak ada rumus kebetulan atau ketidaksengajaan, karena segala hal yang terjadi di dunia ini hanya akan terjadi apabila ada ijin Allah disana. Dan Allah itu Maha Perhitungan, Tidak ada peristiwa yang hadir di dunai ini melainkan telah melalui perhitungan Allah yang begitu cermat, tepat, dan sempurna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar