Pages

Sisi Lain

Senin, 04 Februari 2013



"Sorry lho ya, bukan bermaksud untuk menerawang. Tapi sebagai seorang yang sering berkecimpung di dunia psikologi bahwa terlihat jelas kamu itu orangnya keras kepala dan susah untuk dibuat percaya. Dalam hal apapun, ga hanya soal percaya ke orang tapi juga terkait pemikiran, pendirian dan seterusnya. Tapi kalau dirimu sudah meyakini suatu hal, kamu akan dengan sangat kuat. memegangnya.”

“oya ?”, diriku hanya bisa ternganga mendengar semua penjelasannya yang panjang dan lebar.

“Kamu itu selalu dianggap “wah”, kuat oleh orang tua, saudara-saudara, bahkan mungkin teman-teman disekitarmu. Dengan segala apa yang pernah kau capai sebelumnya. Orang=orang punya ekspetasi yang tinggi kepadamu padahal sebenarnya kamu pengennya ya dianggap biasa aja kaya orang kebanyakan. Presepsi-presepsi itu yang membuat alam bawah sadarmu menciptakan sifat susah untuk menunjukkan kelemahanmu kepada orang lain bahkan untuk sekedar curhat kepada orang-orang terdekat. Kalaupun akhirnya curhat itu setelah melalui pemikiran yang panjang bukan spontanitas.”

“Sepi sekali ya hidupku.” gumamku.

“It’s ok. Sifat keras kepala dan teguh pendirian itu bagus kok, cuman belajarlah untuk bisa berbagi. Tapi sebenarnya mungkin  bukannya ga bisa berbagi, kamu hanya belum menemukan orang yang menurutmu tepat untuk dijadikan tempat sampah.”

“Nah…nah…kalau yang ini aku sepakat. Bukannya ndak bisa tapi belum menemukan orang yang tepat. Bukankah membuang sampah tidak pada tempatnya hanya akan menimbulkan masalah baru?”  sahutku dengan penuh semangat.

“Mungkin…tapi setiap orang punya batas kapasitas maksimal non. Setidaknya kalau bisa membuang sampah walaupun sembarang, itu bisa mengurangi apa yang sudah menumpuk. Jadi kau bisa bernafas, membuatmu bisa sedikit lebih lega.”

“Tapi ku pikir itu hanya sementara saja. Tidak bisa menyelesaikan pokok permasalahannya kan? Lalu apa gunanya?”

“..ck..ck..ck..benar-benar keras kepala.” Komentarnya sambil geleng-geleng kepala.

“Hehehe…."

*catatan kecil di hari jadi, November 9th.Oleh-oleh dari perjalanan Yogja-Semarang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Most Reading

Ads 200x200

Sidebar One